STMIK “AMIKOM” YOGYAKARYA
Nama : Ifan Muana Refi
Nim :
11.11.5637
Kelas : 11-S1-TI-14
PENGHASILAN TAMBAHAN DARI KARYA
TULISAN
Abstrak
Isi
Karya Ilmiah yang saya tulis, berdasarkan pengetahuan saya mencakup prosedur
penulisan dan penerbitan buku. bagaimana menjadikan karya tulisan dapat
menghasilkan keuntungan finansial yang lumayan besar.
Jika proses penulisan buku dijalani
dengan serius dan tekun, tentunya akan menghasilkan sebuah karya yang bernilai
tinggi. hal tersebut dapat dibuktikan melalui beberapa penulis buku, atau
novelis yang karya novelnya telah menjadi Best seller dan beberapa kali masuk
dalam nominasi. Misalnya Andrea Hirata dengan Novel tetralogi Laskar Pelangi,
penghasilannya jauh lebih besar dibandingkan dengan pendapatan atau honornya
sebagai karyawan Telkom. Yang tidak kalah besarnya saat seri novel lascar
pelangi kemudian difilmkan. hal yang sama juga terjadi pada Habiburrahman
El-Shairazi yang berhasil membali tanah dan membangun pesantren dengan Royalti
yang didapat dari Novel Ayat-ayat Cinta. masih banyak penulis lain yang sukses
secara finansial lewat menulis buku baik itu karya fiksi maupun nonfiksi.
Mungkin sebagian dari Anda masih
bingung, bagaimana proses penulisan buku dapat menghasilkan uang sebanyak itu?
Bila
anda yang tertarik dalam menulis sebuah naskah berupa Fiksi ataupun Non Fiksi,
sebaiknya manfaatkan kelebihan tersebut untuk dijadikan penghasilan tambahan. banyak
cara-cara mudah untuk membuat sebuah karya tulisan menjadi peluang Bisnis
dengan penghasilan yang sangat mengutungkan. kita dapat memanfaatkan kesempatan
itu dengan cara yang cukup sederhana. Naskah dapat dikirim pada penerbit buku
yang sesuai, disamping itu kita juga dapat memanfaatkan beberapa situs blog
sebagai langkah awal untuk menulis sebuah naskah.
Kesepakatan Antara
Penerbit Dan Penulis Naskah
Royalti
seorang penulis yang didapat dari penerbit sangat bervariasi, tergantung pada
masing-masing kebijakan penerbit. besar kisarannya ada pada 5% hingga 15% dari
harga jual buku dipasaran setelah dipotong pajak 15%. Untuk mempermudah
pembagian hasil standart royalty, diambillah angka 10% sebagaimana lazimnya
pada saat ini.
Jika
buku Anda siap diberi dengan harga Rp; 40.000, anda sebagai penulis berhak
mendapatkan keuntungan maksimal Rp;4000 untuk satu esksemplar buku. pembagian
ini merupakan jumlah maksimal karena biasanya penerbit memberikan diskon pada
toko buku berkisar 30% hingga 50%. jadi, Royalti akan dihituung dari harga
diskon tersebut.
Misalkan,
jika harga jual buku anda menjadi Rp; 20.000 dan Royalti hanya berkisar 10%
maka anda hanya mengantongi Rp; 2000 perbuku. Jumlahnya memang sangat kecil,
tapi biasanya penerbit akan menerbitkan buku sebanyak 5000 hingga 6000
esksemplar. Anggaplah buku anda akan diterbitkan sebanyak 5000 esksemplar, maka
pendapatan pertama minimum berkisar Rp; 10.000.000. bayangkan jika buku anda
terderet dalam salah satu best seller dan terjual sekitar 100.000 esksemplar,
anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp; 200.000.000 dua ratus juta rupiah)
keuntungan yang lumayan besar untuk penghasilan tambahan.
Langkah
awal yang harus anda perhatikan ketika mengirim naskah kepada penerbit. Naskah
yang akan ditulis harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan penerbit.
Contohnya penerbit Buku Umum Media pressindo yang beralamat di Jl. Kavling
Madukismo-Kavling Kedokteran Gigi No.9 RT.13/RW.02 Seturan Utara Yogyakarta.
Media
Pressindo menerbitkan beberapa naskah dengan tema :
- Karya fiksi
- Kewirausahaan/Bisnis
- Hobi/Gaya Hidup
- Arsitektural
- Kesehatan
- Fiksi, dan beberapa tema Umum lainnya.
- Kewirausahaan/Bisnis
- Hobi/Gaya Hidup
- Arsitektural
- Kesehatan
- Fiksi, dan beberapa tema Umum lainnya.
Kriteria Penulisan Naskah Media
Pressindo :
1. Tema menarik dan markrtable, serta
memberi manfaat riil bagi pembaca.
2. Naskah di tulis dengan sistematika
yang runtut, menggunakan gaya bahasa popular, obyektif, dan enak dibaca.
3. Bila diperlukan, naskah dilengkapi
dengan foto, gambar, ilustrasi, bagan, table, dan flow chart
4. Lebih disukai jika naskah mengandung
unsur baru, gagasan kreatif dan orisinal, yang belum banyak terdapat pada
buku-buku lain yang sudah terbit.
5. Judul agar sesuai dengan topic,
sebaiknya singkat padat serta unik.
6. Panjang naskah menimal 100 halaman
A4 format 1,5 spasi dengan font Times New Roman 12 pt (bila memakai MS. Word,
gunakan format penyimpanan RTF/ rich text format).
7. Sebaiknya naskah dikirim dalam
bentuk soft copy dan hard copy dengan melampirkan: synopsis/ ringkasan, daftar
isi, serta biodata penulis.
8. Penerbit memberikan keputusan layak
terbit atau tidak, dalam waktu 2 (dua) minggu.
Dalam jangka waktu 2 minggu, penerbit akan segera menghubungi
anda untuk membicarakan kesepakatan dan prosedur pembagian royalti. sistem royalti
yang ditawarkan penerbit terbagi menjadi dua.
1. Sistem Jual Putus
Jika anda
sepakat untuk menyetujui sistem ini, anda dapat langsung pengambil
pembayarannya dimuka. dan anda tidak akan mendapat royalty selanjutnya, atau
tidak terpatok pada pemasaran buku. sisi untungnya, jika buku anda tidak laku
dipasaran atau tidak tergolong dalam best seller. anda akan merasa tenang
karena telah dibayar dimuka, tetapi jika sebaliknya buku anda menjadi best
seller. penerbit akan mendapat banyak keuntungan besar dan anda tidak akan
mendapatkan royalty selanjutnya dari penerbit. sistem ini biasanya menegosiasi
harga untuk mempertimbangkan nama besar penulis dan jumlah halaman.
2. Sistem Royalti
Jika anda
sepakat untuk menyetujui sistem ini, anda akan selalu mendapat Royalti dari
hasil penjualan buku. Biasanya pada tahap pertama, anda akan mendapatkan
pembagian royalti meskipun tidak sebanyak sistem jual putus. Selanjutnya royalti
hasil penjualan yang sudah disepakati akan dibayar tiap 5 bulan sekali. besar
kecilnya royalti tergantung pada pemasaran buku. Jika buku anda laku keras
dipasaran atau termasuk dalam best seller, maka keuntungan yang anda peroleh juga
besar. Tetapi sebaliknya, jika buku anda tidak laku dipasaran, royalti yang
anda dapatkan sangat kecil. dan besar kemungkinan tak sebanding dengan modal
yang anda keluarkan.
Biasanya penulis
best seller akan memilih sistem royalti untuk mendapatkan keuntungan yang lebih
besar. mungkin bagi anda yang kurang yakin atau tergolong dalam kategori pemula,
sebaiknya memilih sistem jual putus. intinya, kedua sistem tersebut memiliki
keuntungan dan resiko masing-masing. bijaksanalah dalam memilih.
Referensi :
http://www.anneahira.com/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar